Selasa, 04 September 2012

Al I'tiraf - Haddad Alwi


Ilahi lastu lilfirdausi ahla, walaa aqwa ‘ala naaril jahiimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi, fainaka ghafirudz- dzanbil ‘adzimi….
Tuhan… tidak layak aku masuk ke dalam sorga-Mu, tetapi hamba tiada kuat menerima siksa neraka-Mu
maka kami mohon taubat dan mohon ampun atas dosaku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun atas dosa-dosa….

Dzunubi mitslu a’daadir- rimali, fahabli taubatan ya Dzal Jalaali,
Wa ‘umri naqishu fi kulli yaumi, wa dzanbi zaaidun kaifa -htimali
dosa-dosaku seperti butiran pasir di pantai,
maka anegerahilah hamba taubat, wahai Yang Memiliki Keagungan.
dan umur hamba berkurang setiap hari, sementara dosa-dosa hamba selalu bertambah, apalah dayaku


Ilahi ‘abdukal ‘aashi ataak, muqirran bi dzunubi wa qad di’aaka
fain taghfir fa anta lidzaka ahlun, wain tadrud faman narju siwaaka
Tuhan… hamba-Mu penuh maksiat, datang kepada-Mu bersimpuh memohon ampunan,
jika Engkau ampuni memang Engkau adalah Pemilik Ampunan,
tetapi jika Engkau tolak maka kepada siapa lagi aku berharap?



Lagu ini benar - benar lagu yang sangat menyentuh, sebuah pengakuan seorang hamba kepada ALLAH SWT. tiap dengar lagu ini air mata menetes sendiri , diri ini terasa sangat hina , ALLAH sangat sayang pada hambanya seberapapun jauh kita melupakannya ALLAH selalu menyayangi kita dan mengampuni dosa-dosa kita kapanpun kita kembali. Aku hanyalah manusia yang kotor dan hina , aku ingin kembali kejalanMU Yaa ALLAH , hamba lelah dengan kepalsuan dunia ini , hamba sadar sekarang,ampuni hamba, izinkan hamba hidup mengabdi padaMu dan mati dalam bersujud kepadaMu wahai ALLAH yang maha pengasih lagi penyayang. Cintailah hamba ... Kasihanilah hamba. Laa Ilaaha Illallah. Allahuakbar.